Layangan memerlukan tali untuk memainkannya agar ia bisa terbang dan dikendalikan dengan baik. Sebuah layangan yang putus akan terbang entah kemana, tanpa arah dan tujuan. Semakin lama ia akan semakin turun, tidak terbang tinggi lagi dan kemudian jatuh.

Demikian juga hidup kita seperti layangan, kita harus diberi tali untuk bisa terbang tinggi. Tanpa tali, kita tidak bisa terbang tinggi. Siapa yang memegang tali kita? Apakah Tuhan sudah memegang tali kehidupan kita?

Disampaikan oleh Ps. Daniel Hadi Shane dari gereja Christ Mercy Center Surabaya