Malaysia kembali memberlakukan Movement Control Officer atau MCO, yaitu sebuah aturan pengendalian pergerakkan yang mirip dengan PSBB di Indonesia. Hal ini disebabkan kasus corona yang kembali naik di negara tersebut. Perintah ini diberlakukan kembali pada hari Rabu, 12 Mei 2021, hingga awal bulan Juni.

Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin, mengatakan bahwa keputusan ini diambil oleh Dewan Keamanan Nasional. Ini merupakan penutupan terbesar ketiga yang diberlakukan di Malaysia sejak pandemi COVID-19 dan akan menjadi yang paling ketat yang diberlakukan sejak pandemi. Kegiatan ekonomi akan terus berlanjut, namun semua kegiatan sosial, makan di restoran, perjalanan antar distrik dan antar negara bagian dilarang.

Kasus aktif COVID-19 meningkat lebih dari dua kali lipat dalam sebulan terakhir.

Menurut data dari worldometer.com, jumlah kasus aktif di negeri jiran tersebut telah mencapai lebih dari 41.000 pada hari Rabu, 13 Mei 2021. Otoritas kesehatan setempat telah mencatat lonjakan kasus sejak varian mutasi virus dilaporkan.

Kasus aktif COVID-19 di Malaysia meningkat sejak kegiatan ekonomi kembali berlangsung pada Desember.

Perdana menteri Muhyiddin kembali memberlakukan MCO di sebagian besar negara bagian pada bulan Januari hingga Februari. Lonjakan kasus kemudian berhenti pada bulan Maret 2021, namun kembali meningkat pada awal bulan puasa, yakni pada pertengahan April. Salah satu penyebabnya adalah restoran yang sebelumnya tutup tengah malam, diijinkan tetap buka hingga pukul enam.

Pada hari Senin, 10 Mei 2021, sebanyak lebih dari 400 pasien berada di unit perawatan intensif dan lebih dari setengahnya membutuhkan bantuan pernafasan. Pada Minggu, 9 Mei 2021, Malaysia mencatat jumlah kematian tertinggi yang pernah terjadi sejak pandemi, yaitu sebanyak 26 kematian dengan jumlah total kasus kematian sebanyak hampir 1.800 kematian.

Di masa libur panjang, Indonesia perlu berhati-hati dan berjaga-jaga. Banyak orang yang berpergian, entar berlibur ataupun pulang mengunjungi orang tua. Kita perlu waspada dan tetap menjalankan protokol kesehatan. Varian baru virus corona diketahui telah masuk ke Indonesia, seperti di Malaysia. Diketahui virus ini lebih cepat menular dan lebih mematikan, karena itu kita tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan, yaitu 5M, Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci Tangan, Menghindari Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas.

 

Sumber : berbagai sumber

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here