Kasus COVID-19 di India naik sebanyak 3 juta kasus dalam waktu dua pekan. Jumlah total kasus di negara tersebut mencapai 17 juta kasus.

Keadaan ini membuat India tengah berada di dalam krisis, ditambah ketidaksiapan pemerintah India menghadapi badai COVID-19, terlihat dari rumah sakit yang banyak menolak pasien. Dalam kurun waktu 24 jam, jumlah orang yang terinfeksi mencapai rekor lebih dari 350.000.

Ram Gidoomal yang berasal dari India dan merupakan ketua badan amal Kristen South Asian Concern, mendeskripsikan situasi di India sebagai “kehancuran.”

“Orang-orang sekarat di dalam ambulans karena mereka terlambat dijemput,” kata Gidoomal yang tinggal di United Kingdom, kepada Premier Christian News.

Di suatu insiden, Gidoomal bercerita, “satu ambulans ditolak oleh rumah sakit hingga empat kali. Empat jam kemudian, ia meninggal. Seorang yang lain menelepon ambulans di pagi hari. Ia merupakan hakim senior di negara bagian Uttar Pradesh. Saat ambulans tiba, istrinya sudah meninggal.”

“Ini sangat mengerikan, tidak ada kayu yang cukup untuk mengkremasi jenazah, yang merupakan bagian dalam prosedur untuk kremasi. Antrian sangat panjang. Normalnya, jika kamu berasal dari keluarga Hindu, kamu mengharapkan jenazah segera dibakar dan dikremasi secepatnya. Aku tidak dapat mengungkapkannya dengan kata-kata. Ini sangat menghancurkan hati.”

Varian virus corona yang melanda India adalah varian B1617, yang dinilai lebih menular dari varian virus yang lain. Hal ini juga menjadi salah satu faktor pertumbuhan jumlah kasus di India yang begitu pesat.

“Kami sangat membutuhkan oksigen saat ini,” ungkap Dr. A. C. Shukla, kepala ICU Rumah Sakit Mata Chanan Devi di New Delhi, kepada The Wall Street Journal. “Supplier telah berhenti menjawab panggilan kami.”

Gidoomal meminta kepada orang Kristen di seluruh dunia dapat berdoa untuk orang-orang di India.

Ia juga berdoa agar program vaksin dapat dijalankan dan meminta kepada negara-negara untuk tidak menyimpan vaksin untuk negara mereka sendiri. Ia mengingatkan bahwa ini saatnya semua orang di seluruh negara untuk saling bahu membahu.

Sobat Percaya, pandemi COVID-19 ini nyata. Walaupun kita telah menerima vaksin, tidak membuat kita kebal terhadap virus ini. Mari kita berdoa agar negara India dapat semakin membaik, juga berdoa untuk keadaan di seluruh dunia agar dipulihkan dan kehendak Tuhan dinyatakan.

Sumber : christianpost.com