“Tetapi Yesus berkata: “Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah.” (Lukas 9:62)

Dalam Markus 10, berbondong-bondong orang mengikuti Yesus ketika Ia meninggalkan Yerikho. Di sana ada seorang pengemis buta bernama Bartimeus yang tengah duduk di pinggir jalan. Ketika Bartimeus mendengar bahwa Yesus ada di dekatnya, mulailah ia berseru, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku!” (Markus 10:47). Ketika Bartimeus bangun di pagi itu, ia tidak menyangka bahwa Yesus Kristus akan lewat di dekatnya. Dia pikir hari itu hanya akan jadi hari yang biasa: tempat yang sama, teriakan minta tolong yang sama, situasi yang sama.

Namun, tiba-tiba Yesus berada di sana. Bartimeus tidak punya waktu untuk mempersiapkan diri atau memikirkan bagaimana ia harus merespons. Tiba-tiba kesempatan itu datang menghampirinya, dan ia memilih untuk memanfaatkan momen itu sebaik-baiknya. Dia memutuskan untuk tidak membuang-buang waktu atau menunda-nunda. Dia akan melakukannya, saat itu juga.

Itulah kunci pertama untuk memulai awal yang baru dalam hidup kita: Apa pun yang akan kita lakukan, lakukanlah sekarang juga.

Jangan berkata, “Tahun depan saya akan memulai awal yang baru” atau “Bulan depan saya akan berubah” atau “Besok saya akan menjadikannya prioritas saya.” Yang benar adalah sekarang atau tidak akan pernah sama sekali. Ambil peluang itu! Setiap hari, kita memiliki peluang untuk memulai awal yang baru, tetapi kita tidak memanfaatkannya. Mengapa? Kita senang menunda-nunda.

Penundaan adalah sebuah fenomena yang aneh. Kita berpikir itu akan memudahkan hidup kita tetapi pada kenyataannya malah justru sebaliknya, itu membangkitkan stres!

Jika kita tahu hal yang benar yang harus dilakukan, hari inilah waktu yang tepat untuk melakukannya. Jangan berasumsi bahwa kita bisa mengerjakannya besok.

Alkitab berulang-ulang memperingatkan tentang hari esok. Saya tidak bisa menjamin hari esok, demikan juga dengan kita. Yesus berkata, “Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah” (Lukas 9:62). Kita tidak punya jaminan bahwa kita akan hidup besok. Apa pun yang hendak kita lakukan, sebaiknya lakukan sekarang juga.

Apakah Yesus sedang mengundang kita untuk melangkah ke awal yang baru hari ini? Jangan tunda. Ikuti teladan Bartimeus dan ambil peluang itu.

Tuhan Yesus memberkati.

 

Sumber : percayasaja.com | JFS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here