Colton Dixon, seorang penyanyi Amerika, baru saja menyambut kelahiran kedua buah hati kembarnya pada bulan Agustus lalu. Namun, pengalaman yang seharusnya membahagiakan tersebut menjadi pengalaman mengerikan yang tidak ada orang tua manapun mengharapkannya.
Dalam wawancaranya bersama majalah PEOPLE, Dixon menceritakan di mana istrinya, Annie, telah menjaga kehamilannya dengan sangat baik. Ia memuji istrinya, “orang-orang mengaguminya, betapa luar biasanya dia membawa bukan hanya satu, tetapi dua bayi dalam kandungannya.”
Melewati 30 jam persalinan, kedua bayi yang diberi nama Ava Dior dan Athens Elizabeth, lahir pada tanggal 18 Agustus. Namun, beberapa saat setelah kelahiran mereka, sesuatu yang tidak pernah terbayangkan terjadi.
“Kami tidak pernah membayangkan bayi kecil kami, Ava Dior, lahir tanpa denyut nadi. Saat itu, kami memiliki 2 pilihan : keyakinan atau ketakutan,” cerita pria kelahiran 1991 tersebut. “Kami melihat dokter dan perawat berusaha menghidupkan kembali anak perempuan kami sambil berdoa dan berdoa.”
Pasangan tersebut menolak untuk membiarkan ketakutan mengambil alih iman mereka kepada Tuhan dan penyertaan yang dijanjikanNya.
“Setelah beberapa hari di NICU, Dior diijinkan untuk pulang bersama kami, bahagia dan sehat. Hari itu adalah hari yang indah,” tambahnya. “Hidup tidak selalu terjadi seperti yang kita inginkan, tetapi kami percaya bahwa hidup adalah lebih kepada bagaimana kita merespon segala sesuatu yang terjadi. Kami mengucap syukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada dokter dan perawat yang luar biasa untuk kedua bayi mujizat kami.”
Sang istri kemudian menulis di akun media sosial instagramnya, “Peperangan itu milik Tuhan. Sangat bersyukur.”
Melalui akun Facebook-nya, Dixon berkata bahwa sebenarnya mereka tidak berencana untuk membagikan cerita ini, namun mereka menyadari bahwa cerita ini dapat menjadi peringatan bahwa kita harus selalu mengingat Tuhan dan berpaling kepadanya atas setiap hal yang terjadi dalam hidup kita.
“Hanya karena situasi terlihat gelap dan suram, bukan berarti kamu menerima atau memberinya kendali atas hasilnya,” tulis penyanyi jebolan American Idol season 11 tersebut.
Dixon juga mengingatkan bahwa kita boleh terus berjuang, namun tetap kehendak Tuhan yang terbaik dan kita harus tetap percaya kepadaNya.
“Terkadang kita harus berjuang. Perkataan adalah senjata kita. Pujian kita adalah senjata Tuhan menyatkaan kita menang sebagai putra dan putriNya. Namun, apapun kehendakNya, kita harus setuju kepadaNya.”
Sumber : cbn.com




