Tahun yang baru telah datang. Saatnya kita memulai kembali lembaran baru dengan pengharapan yang baru.

Tahun 2020 mungkin bukanlah tahun yang mudah, karena pandemi yang hingga kini masih terjadi dan belum ada tanda-tanda untuk berhenti.

Berikut ini adalah 5 habit keuangan yang harus kamu bangun jika belum kamu lakukan.

Konsisten menjaga dana darurat

Dana darurat adalah dana yang kita kumpulkan untuk kondisi-kondisi darurat. Sebaiknya, dana darurat dipisahkan dengan dana lainnya, sehingga tidak tersentuh oleh kita sampai kondisi darurat. Dana darurat ideal adalah minimal cukup untuk 3 hingga 6 kali pengeluaran kita setiap bulannya, tergantung pada kebutuhan kita.

Selain itu, dana darurat tidak hanya dikumpulkan sekali saja. Ketika kita sudah menggunakan dana darurat, kita harus segera mengumpulkannya kembali.

Hindari berhutang dan jangan menumpuk hutang

Hidup tanpa hutang tentu lebih tenang. Jika hutang yang kita lakukan digunakan untuk menambah pemasukkan atau merupakan hutang produktif, tentu tidak apa-apa. Tetapi jika hutang yang kita lakukan adalah hutang konsumtif, yang nilainya akan berkurang dimakan oleh waktu dan tidak menghasilkan apapun atau untuk kesenangan kita pribadi, tentu jangan dilakukan.

Hidup dengan jujur dan apa adanya

Tidak perlu ikut-ikut membeli handphone terbaru yang menghabiskan tabunganmu, jika handphone lamamu masih bisa digunakan dengan baik, hanya karena mengikuti trend. Tidak perlu ikut-ikut pergi berlibur di Bali yang membuatmu membuka tabunganmu. Tidak perlu ikut nongkrong di kafe hijau yang bergambar dewi laut jika itu membuatmu hanya makan mie instan di akhir bulan.

Hiduplah jujur dan apa adanya sesuai dengan kantongmu. Tidak perlu mengikuti gaya hidup temanmu yang mungkin kantongnya lebih berisi daripada milikmu hanya karena takut dikucilkan.

Hiduplah dengan jujur karena Tuhan mengasihimu apa adanya.

Hidup dengan sederhana

beli apa yang kamu butuhkan, bukan apa yang kamu inginkan. Di musim pandemi yang tidak kita ketahui akan berakhir sampai di mana, gunakan uangmu dengan sebaik-baiknya. Hiduplah dengan sederhana, perbanyak tabunganmu, namun tetap memperhatikan kesehatanmu. Jangan hanya karena ingin menabung, kamu makan mie instan selama sebulan penuh. Ingat bahwa kesehatanmu tetap yang utama, karena jika kamu sakit, bukan hanya dompet yang menjerit, tetapi tabunganmu pun menjerit.

Berbagi

Di masa yang dapat kita katakan sebagai masa sukar, jangan lupa untuk menjadi berkat bagi sesamamu. Beri apa yang harus kamu berikan, bagi apa yang dapat kamu bagi. Seperti kata Alkitab dalam Amsal :

Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan. Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum. Siapa menahan gandum, ia dikutuki orang, tetapi berkat turun di atas kepala orang yang menjual gandum.
Amsal 11 : 24-26

Tuhan mengasihi setiap kita. Tuhan menjanjikan penyertaan kepada orang-orang yang percaya kepadaNya. Tuhan tidak akan meninggalkan orang yang berharap kepadaNya.

 

Sumber : percayasaja.com | Ren