Jumlah kasus corona meningkat pesan beberapa hari ini, bahkan telah menyentuh angka satu juta pada hari Selasa, 26 Januari 2021. Menurut data pada worldometers.info, Indonesia berada pada urutan ke 19 di seluruh dunia, menyalip negara Belanda di urutan ke 20 pada hari Rabu, 27 Januari 2021.
Dilansir dari CNN Indonesia, lima provinsi dengan jumlah kasus terbanyak dinominasi oleh provinsi-provinsi di pulau Jawa. DKI Jakarta di urutan pertama dengan jumlah kasus total sebanyak 252.266. Kemudian provinsi Jawa Barat di urutan kedua dengan jumlah kasus mencapai 127.398 disusul dengan provinsi Jawa Tengah di urutan ketiga dengan jumlah 116.526 kasus total. Provinsi Jawa Timur berada di urutan keempat dengan jumlah kasus total 107.050. Di urutan kelima ada provinsi Sulawesi Selatan dengan jumlah kasus total 45.060.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi menyampaikan dukacitanya atas banyaknya masyarakat yang meninggal akibat COVID-19, bahkan dari tenaga medis. “Ada dua momen penting yang harus kita sadari, momen yang pertama adalah saat ini saatnya kita untuk berduka karena ada banyak saudara-saudara kita yang sudah wafat, ada lebih dari 600 tenaga kesehatan juga yang sudah gugur dalam menghadapi pandemi ini,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa perkembangan kasus COVID-19 yang meningkat tajam beberapa waktu belakangan harus menjadi momentum di masyarakat bahwa ini bukan hanya tugas satu dua pihak saja, tetapi seluruh pihak harus bekerja keras mengatasi pandemi. Seluruh masyarakat harus bekerja keras untuk menekan laju perkembangan jumlah COVID-19.
“Kita juga harus sadar bahwa kita harus terus bekerja sangat keras, sehingga pengorbanan yang sudah dilakukan oleh rekan rekan kita terutama tenaga kesehatan itu tidak sia-sia,” himbau Menkes Budi Gunadi.
Menkes Budi Gunadi juga mengingatkan masyarakat kembali untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Ia mengingatkan bahwa ini adalah tugas bersama seluruh komponen masyarakat.
“Ini sangat susah dan tidak bisa dilakukan seorang diri, oleh pemerintah saja, tanpa bersama-sama rakyat. Seluruh komponen bangsa membangun gerakan disiplin ini,” katanya. “Kita harus memastikan, kita harus bekerja keras, mengingatkan diri kita sendiri, mengingatkan teman-teman kita, mengingatkan keluarga kita dan seluruh rakyat yang ada di lingkungan kita, agar kita disiplin protokol kesehatan.
Menkes Budi juga mengatakan bahwa pihak Kementrian Kesehatan akan bertanggung jawab untuk mengoptimalkan pengujian, pelacakan dan isolasi agar terlaksana dengan baik.
Sumber : berbagai sumber | percayasaja.com




